3 Kerugian Timnas Indonesia Jika Naturalisasi Jordi Amat Dibatalkan


Paddingtonantiquecentre.com.au – Proses naturalisasi Jordi Amat kini sedang jadi sorotan. Penyebabnya sang pemain resmi bergabung dengan klub Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT).

Pindahnya Jordi Amat ke Malaysia disayangkan banyak pihak. Pasalnya, pemain naturalisasi diharapkan merumput di Eropa sesuai kriteria Shin Tae-yong.

PSSI sendiri sudah mengeluarkan komentar yang berharap Jordi Amat tetap bermain di Eropa, namun bek kelahiran Spanyol itu kini sudah resmi berseragam JDT.

Pemain Johor Darul Tazim, Jordi Amat (Twitter / @idextratime)
Pemain Johor Darul Tazim, Jordi Amat (Twitter / @idextratime)

Adapun Indra Sjafri menyebut PSSI tidak masalah andai Shin Tae-yong tetap memutuskan melanjutkan proses Jordi Amat. Yang penting sang pemain bisa menjamin kualitas untuk Timnas Indonesia.

Baca Juga:
Exco PSSI Benarkan Piala Indonesia Digelar Tahun Ini

Nah, jika nantinya tekanan publik sangat besar untuk membatalkan proses naturalisasi Jordi Amat, hal ini akan memberi kerugian buat Timnas Indonesia. Apa saja? Berikut ulasannya!

1. Kehilangan Bek Tangguh

Menurut catatan WhoScored, Jordi Amat rata-rata mencatatkan 1,5 tekel, 1,3 intersep, dan 3,3 sapuan per pertandingan di Liga Belgia musim lalu.

Statistik ini menunjukkan bahwa Jordi Amat sebetulnya punya kemampuan mumpuni sebagai bek. Membatalkan naturalisasi Jordi Amat, artinya Timnas Indonesia berpotensi kehilangan bek tangguh.

Kemampuan bertahan yang baik ini tentu akan membantu performa timnas nanti. Selain itu, bek-bek lokal juga bisa banyak belajar dari Amat.

Baca Juga:
Sandy Walsh Tetap Berkarier di Eropa, Sudah Gabung Latihan dengan KV Mechelen

2. Batal Dapat Kekuatan Tambahan di Piala Asia



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.