5 Hal yang Tidak Perlu Ditanyakan ke Wanita, Terutama Bentuk Tubuh!


Setiap orang memiliki suatu hal yang tidak suka untuk dibahas, apalagi ditanyakan secara langsung. Namun, terdapat beberapa hal yang pastinya disetujui oleh banyak wanita untuk tidak pernah ditanyakan kepada mereka.

Selain masalah privasi, banyak juga yang menganggap pertanyaan ini cukup tidak sopan, terutama bila hal ini ditanyakan hanya untuk sekadar basa basi saja. Dengan kata lain, hal ini menjadi sangat sensitif dan bisa jadi bikin wanita tidak ingin berinteraksi lagi dengan kamu.

Oleh karena itu, kamu perlu ketahui apa saja hal-hal yang tidak perlu ditanyakan kepada wanita melalui ulasan ini. Simak, yuk!

1. Menanyakan perihal nikah

ilustrasi berbincang (pexels.com/mentatdgt)
ilustrasi berbincang (pexels.com/mentatdgt)

Bagi wanita berusia 25 tahun ke atas, pasti sering mendapatkan pertanyaan seputar “kapan nikah?”. Seharusnya, pertanyaan ini tidak perlu ditanyakan. Apalagi kalau kamu tidak kenal dekat dengan seorang wanita yang kamu ajak bicara, bisa jadi mereka akan marah.

Sebab, pertanyaan semacam ini termasuk topik pembicaraan yang personal, lho! Jika kamu tidak terlalu dekat atau bahkan kalau kamu dekat pun lebih baik tidak perlu ditanyakan.

Setiap orang punya alasan tersendiri, bila pertanyaan ini membuat mereka sedih, kemungkinan bisa menjadi alasan mereka menjauh dari kamu.

2. Tidak perlu bertanya tentang punya anak

ilustrasi berbincang (pexels.com/Cliff Booth)
ilustrasi berbincang (pexels.com/Cliff Booth)

Terkadang sesama wanita yang sudah menikah atau bahkan ibu-ibu yang lebih tua sering banget menanyakan hal ini! Padahal, hal ini tidak perlu ditanyakan kepada sesama wanita yang sudah menikah.

Seharusnya mereka tahu betul bahwa terkadang proses memiliki anak tidak selalu berjalan mulus dan ada alasan lainnya yang tidak perlu dibicarakan secara blak-blakan. Tidak sampai situ, biasanya pertanyaan akan diikuti dengan pernyataan seperti “nanti anaknya punya ibu terlalu tua”.

Topik ini cukup personal. Tidak peduli apa tujuannya menanyakan hal ini, tetapi lebih baik tanyakan hal lain seputar topik pembicaraan yang lebih umum, dibandingkan menanyakan hal yang bisa membuat seseorang sakit hati.

3. Seputar bentuk tubuh

ilustrasi berbincang (pexels.com/August de Richelieu)
ilustrasi berbincang (pexels.com/August de Richelieu)

Wah, pernyataan seperti “kamu gendutan ya” atau “kamu kurusan ya” atau lainnya seputar bentuk tubuh, pasti bikin kamu naik darah, deh! Topik pembicaraan ini sangat sensitif bagi wanita. Mirisnya, pernyataan seputar bentuk tubuh sering dilontarkan saat pertama kali bertemu setelah sekian lama.

Dibandingkan terkesan ‘komentar’ tentang bentuk tubuh, kenapa tidak bertanya mengenai kabarnya selama ini saja? Jika kamu pikir hal seperti ini sepele, tapi bagi beberapa wanita bisa membuat mereka tidak percaya diri dan membuat mereka kepikiran, bahkan sedih.

4. Seputar karier yang dikaitkan dengan nikah dan anak

ilustrasi berbincang (pexels.com/Timur Weber)
ilustrasi berbincang (pexels.com/Timur Weber)

Mungkin pertanyaan ini sudah sering terjadi, padahal sering membuat wanita menjadi sedih bahkan marah. Misalnya, terdapat orang yang menanyakan soal karir, tetapi diujung kalimat mereka, pasti dikaitkan dengan nikah dan anak.

Hal ini membuat wanita terlihat tidak perlu mencapai karier terlalu tinggi, karena nantinya akan berujung menjadi ibu rumah tangga. Padahal, wanita atau pria, keduanya sama-sama berjuang banting tulang untuk mencapai karir yang mereka inginkan. 

Namun, sedihnya, yang sering mendapatkan pertanyaan karir yang dikaitkan dengan nikah dan anak seringnya wanita, jarang sekali terjadi pada pria.

Tidak semua wanita memprioritaskan pernikahan dan punya anak, banyak juga wanita yang lebih memikirkan soal karier. Jadi, lebih baik hindari topik pembahasan ini, karena sensitif.

5. Mengenai status yang dijadikan bahan lelucon

ilustrasi berbincang (pexels.com/Thirdman)
ilustrasi berbincang (pexels.com/Thirdman)

Menanyakan status seorang wanita mungkin masih tidak terlalu masalah, tetapi jika status yang sedang mereka jalani dijadikan bahan lelucon, khususnya untuk status jomblo, bisa saja membuat mereka marah.

Seringkali kita mendengar kalimat semacam “terlalu jual mahal, pantesan tidak laku-laku, ya?”. Pernyataan tersebut seperti menyamakan wanita dengan barang. Apalagi bila terdapat pernyataan seperti “terlalu banyak milih, hati-hati gak nikah-nikah”. Selain tidak sopan, hal ini sudah melebihi topik personal.

Jadi, lebih baik hindari lelucon seperti ini, karena sudah pasti tidak membuat mereka tertawa. Setiap orang, khususnya wanita, pasti melalui proses memilih seseorang untuk dijadikan pasangan, makanya terkadang cukup lama, bisa jadi karena belum ketemu yang cocok.

Sebenarnya masih banyak lagi tentang hal-hal yang lebih baik tidak ditanyakan ke wanita, tetapi pada intinya, berbicara dengan siapapun tidak perlu membahas topik yang terlalu personal. Selain bikin tidak nyaman, hal-hal seperti ini hanya bisa dibicarakan saat serius saja.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.