Ambisi Alfriyanto Nico dan Petuah Shin Tae-yong



Paddingtonantiquecentre.com.au – Wonderkid Persija Jakarta, Alfriyanto Nico punya ambisi besar pasca membela timnas Indonesia U-19 di ajang Turnamen Toulon 2022 di Prancis pada awal Juni lalu. Dia ingin menjaga kepercayaan pelatih Shin Tae-yong.

Di Turnamen Toulon 2022, Alfriyanto Nico dipercaya tampil dalam seluruh laga yang dimainkan skuad Garuda Nusantara.

Sayangnya, perjalanan timnas Indonesia di Turnamen Toulon 2022 harus berakhir lebih cepat. Mereka terhenti di fase grup.

Total, Garuda Nusantara mengalami tiga kekalahan, yaitu dari Venezuela, Meksiko, dan Aljazair serta menang sekali atas Ghana.

Baca Juga:
Bakal Diperkuat Jordi Amat Cs, Ini Prediksi Line Up Timnas Indonesia Racikan Shin Tae-yong di Piala Asia 2023

Kekalahan atas Aljazair dalam perebutan tempat kesembilan pun membuat timnas Indonesia harus puas mengakhiri Turnamen Toulon 2022 di peringkat ke-10.

Nico dan kawan-kawan kini direncanakan bakal kembali mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas U-19 di Jakarta mulai 20 Juni 2022.

Mereka tengah dipersiapkan untuk tampil di Piala AFF U-19 2022 yang akan diadakan di Jakarta dan Bekasi pada 2-15 Juli 2022.

Timnas U-19 tergabung dengan Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, dan Myanmar di Grup A Piala AFF U-19 2022.

“Ambisi saya pasti ingin bermain terus. Tapi semua tergantung pelatih,” ujar Alfriyanto Nico dikutip dari laman resmi klub.

Baca Juga:
Jelang Liga 1 2022/2023, Andritany Ingatkan Tempat Persija Bukan di Papan Tengah

Shin Tae-yong yang tak mendampingi timnas Indonesia di Turnamen Toulon dan digantikan oleh asistennya Dzenan Radoncic, disebut Nico memberikan petuah kepadanya agar bisa menjadi pesepak bola yang lebih baik.

“Coach Shin Tae-yong memberi pesan kepada Saya untuk fokus serta menjaga fisik, mental, pola makan, dan pola istirahat,” kata Nico.

Nico punya kepercayaan diri yang bagus menatap Piala AFF U-19 2022. Pengalaman dari Turnamen Toulon dianggapnya bisa membantu timnas U-19 meraih hasil maksimal di ajang tersebut.

“Alhamdulillah Saya dapat pelajaran banyak di sana, dari segi teknik, membaca permainan, mental lebih kuat, dan yang pasti perubahan fisik juga ada,” ucap Nico.

“Venezuela tim yang paling sulit, postur mereka bagus, lebih solid dari Indonesia, dan striker yang bernomor punggung sembilan buat kami kerepotan.”

“Tapi alhamdulillah sebetulnya kami masih bisa mengimbangi. Kedepannya akan bermain lebih baik lagi jika saya dikasih kesempatan bermain,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.